21/01/2012 13:28
Cirebon, NU Online
Siapapun tidak membantah bahwa warga NU cukup banyak, namun dari jumlah itu tidak sedikit yang hidup di bawah garis kemiskinan. Tidak bisa dipungkiri pula, dari jumlah itu sebagian besar adalah petani. Karena itu, langkah PP. LPPNU yang ingin memberdayakan petani, perlu terus didorong dan diberi apresiasi.Demikian dikatakan Ketua PWNU Jawa Barat KH Eman Suryaman Abdurahman saat membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan di Hotel Zamrud, Cirebon Jum’at siang (20/1). Menurut Eman, saat ini petani benar-benar berada dalam situasi yang sulit. Salah satu penyebabnya adalah kebijakan pemeritah yang kadang tidak berpihak kepada rakyat. Ia mencontohkan banyaknya produk pertanian diimpor.
“Kalau pemeritah mengimpor kentang misalnya, jangan harap petani kentang bisa untung,” tukasnya.
Karena itu, Eman menyambut baik gerakan LPPNU yang terus menerus berusaha memberdayakan petani melalui penguatan LPPNU di tingkat kabupaten dan kota. Ia berharap LPPNU sebagai lembaga PBNU yang menaungi pengembangan pertanian, dapat menjadi motor penggerak pertanian di Indonesia.
“Kita berharap agar LPPNU bisa menjadi wadah yang benar-benar berguna untuk meningkatkan kesejahteraan warga, meskipun awalnya itu sebuah mimpi,” harap Eman.
Sementara itu, Ketua PP LPPNU Ahmad Dimyati dalam pengarahannya menandaskan bahwa NU kini menghadapi banyak saingan dari beragam kelompok, sehingga kapasitas kelembagaannya perlu terus diasah.
Dikatakannya, jika dicermati benar, tugas yang diemban LPPNU cukup berat, karena dituntut untuk memberdayakan petani. “Sepertinya kapasitas dan kapabilitas LPPNU tidak sesuai dengan tugasnya, dan karenanya pelatihan ini sangat penting,” jelasnya.
Pak Dim –sapaan akrabnya—menambahkan bahwa LPPNU akan terus mengawal tradisi dan ciri khas NU dalam hal apapun, termasuk dalam bertani. Sebab, tapa itu kehidupan warga NU akan kering kerontang. “Jangan sampai warga NU kehilangan elan vitalnya. Kita harus terus mengedepankan kekhasan NU, yaitu spritualitas,:” pungkasnya.
Selain Pak Dim, acara tersebut juga dihadiri Ketua PBNU, M Maksum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar