21/01/2012 15:14
Tegal, NU Online Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Mustofa Aqil Siraj menegaskan umat Islam khususnya warga Nahdliyin bukanlah teroris. Hal itu sebagaimana tertuang dalam resolusi jihad yang juga dikirimkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“NU sejak awal sudah menyadari betul bangsa dan negara ini harus didasari cinta oleh penduduknya, untuk NU sudah berkomitment bagaimana menjadi orang Indonesia yang benar, dengan mengambil keputusan NKRI harga mati, kalau sudah seperti ini berarti kewajiban NU adalah memelihara, karena NU juga yang ikut mendirikan negara ini,“ tutur Kiai Mustofa Aqil yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Kempek Cirebon, dalam acara Khaul para ulama ke-52 di desa Suradadi, kecamatan Suradadi, Rabu (18/1).
Ia juga menjelaskan, Resolusi Jihad yang digagas NU, yaitu untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka mempertahankan Pancasila dan melawan penjajah hukumnya fardu’ain. Karena itu, umat Islam harus berdiri di barisan paling depan.
“Mereka bukan teroris, tapi resolusi jihad," tegasnya dihadapan ribuan pengunjung
Panitia haul, H Suratmo mengatakan, haul di desa tersebut digelar setiap tahun sekali, tepatnya pada Rabu Pungkasan atau hari Rabu terakhir pada bulan Safar. Haul di Suradadi digelar guna memperingati perjuangan sejumlah ulama setempat.
Di antaranya yaitu KH Afroni, Syaikh Maulana Jumadil Kubra, KH Abdul Ghofar, KH Rais, KH Idris, KH Khusen, KH Ismail, KH Yakub, KH Umar, KH Abdul Hamid, Kyai Said, KH Sihabuddin, Kyai Yusuf, KH Rosyidi, KH Fatkhuddin, KH Muhammad, KH Abdul Latif, KH Zainal Arifin, KH Mukhyiddin, KH Saifuddin dan Kyai Imam Yusuf.
Acara haul dipusatkan di komplek makam desa yang terletak di sebelah selatan Masjid Jami Al Kautsar. Haul juga dibarengi dengan pengajian akbar. Beberapa pembicara hadir dalam kesempatan tersebut di antaranya KH Syamsul Maarif dari Semarang, Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Haji Rojikin AH, Komandan Banser, Ki Entus Susmono, dan Muspika setempat.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Abdul Muiz
Tidak ada komentar:
Posting Komentar